Intiland Buka Co-working Space SUB Co Ke- 4

0

Setelah sukses dengan tiga ruang, Intiland membuka satu lagi jaringan co-working space SUB Co keempatnya di Spazio Tower. SUB Co Spazio Tower menempati lantai 10 gedung perkantoran yang terletak di kawasan bisnis Graha Famili, Surabaya Barat. Mengambil ruang seluas 566 m2, SUB Co Spazio Tower dibagi menjadi dua area yakni lounge dan service office. Area service office dilengkapi dengan enam share desk, yang dapat digunakan secara komunal bagi para anggotanya serta 30 suites office yang disewakan.

PT Intiland Development Tbk., pemilik brand  dan pengembang Spazio Tower ini, sudah mengembangkan SUB Co sejak 2015 dengan membuka ruang pertamanya di kawasan terpadu Tierra. Disusul SUB Co kedua di gedung Spazio  dan SUB Co Intiland Tower. Semuanya berlokasi di Surabaya. SUB Co Intiland Tower  adalah pengembangan dari layanan service office di Intiland Tower.

Simon J. Wirawan, Direktur Operasional Intiland untuk Surabaya, memaparkan bahwa perkantoran yang dinamis, compact, dan simple, akhir-akhir ini menjadi incaran banyak para pelaku usaha start-up. Dan perkantoran berkonsep co–working space menjadi pilihan utama banyak para generasi millenial yang sedang merintis atau untuk pengembangan bisnisnya, khususnya yang bergerak di industri kreatif maupun berbasis teknologi.

“Kami mencermati tren kebutuhan ruang perkantoran bergerak sangat dinamis. Perubahan model bisnis dan generasi pebisnis mendorong pergeseran terhadap kebutuhan ruang kantor yang makin fleksibel, ringkas, inovatif, dan tidak terlalu kaku suasananya. Mereka memilih lebih fokus pada aspek produktifitas, output, kolaborasi, dan faktor kenyamanan kerja,” kata Simon, saat paparan media di Surabaya (16/12).

Hanya Untuk Member

Menurut Simon, SUB Co Spazio Tower hadir dengan sejumlah perbedaan dibandingkan konsep SUB Co lainnya. Yakni bersifat lebih eksklusif, karena diperuntukkan khusus bagi para anggota (members). Jadi, hanya penyewa yang sudah terdaftar dalam keanggotaan SUB Co, baik secara bulanan atau tahunan, saja yang dapat menikmati layanan SUB Co Spazio Tower.

“Konsep ini berbeda dengan co-working space lainnya yang biasanya menerima pasar ritel dan menyewakan fasilitas secara harian. Konsep yang khusus member ini merupakan salah satu cara kami untuk menghadirkan suasana kerja yang lebih privat dan nyaman serta mendukung terciptanya kolaborasi bagi para penggunanya,” ujarnya lebih lanjut.

SUB Co Spazio Tower menawarkan kenyamanan, karena adanya pemisahan area service office dan lounge, demi menjaga privasi dan keamanan bagi para penyewa. Area lounge menyediakan fasilitas lebih lengkap, seperti open pantry, minuman, serta area duduk yang nyaman dan unik. Guna memfasilitasi kebutuhan usaha dan menunjang produktifitas para anggotanya, SUB Co Spazio Tower menyediakan beragam fasilitas pendukung, antara lain jaringan internet nirkabel berkecepatan tinggi, mesin printer dan scanner, fotokopi, pendingin ruangan, dapur.

Lokasinya yang strategis, karena berada di jalan utama kota, SUB Co Spazio Tower juga berada pada gedung perkantoran yang modern yang dilengkapi dengan akses dan fitur sistem keamanan di setiap lantainya serta penggunaan kartu akses yang dapat digunakan selama 24 jam oleh seluruh anggota.

Co-working space ini memiliki beberapa alternatif paket sewa bulanan dan tahunan. Tarif untuk tipe berbagi meja (share desk) hanya sebesar Rp1,5 juta per bulan dan Suite Office senilai Rp 2 juta per bulan. “Dalam rangka peresmian pembukaan, kami memberikan promo tarif spesial yakni Rp 1 juta per bulan untuk share desk dan Rp 1,5 juta per bulan untuk suite offices. Mesti baru kami luncurkan, saat ini tingkat okupansinya sudah diatas 50 persen,” ungkap Simon.

Industri Kreatif

Di Surabaya sendiri, menurut Simon, belakangan terjadi peningkatan permintaan ruang kerja berkonsep co-working space. Hal ini sejalan dengan perkembangan usaha-usaha rintisan atau start-up yang makin menjamur, khususnya yang bergerak di industri kreatif, komunikasi, dan digital. Para generasi muda atau kelompok milenial adalah yang menjadi motor penggerak industri-industri tersebut, dengan melahirkan bisnis usaha rintisan yang makin bervariasi dan inovatif.

“Minat para pengusaha start up terhadap kebutuhan ruang perkantoran cenderung dinamis. Hal ini didasari sejumlah faktor seperti lokasi, aksesibilitas, serta biaya yang relatif lebih ringan dibanding perkantoran yang lebih besar. Rata-rata tingkat okupansi semua SUB Co di atas 90 persen,” ungkap Simon.

Meski semua berada di Surabaya, tapi masing-masing SUB Co menawarkan konsep yang berbeda, sehingga memiliki pasarnya masing-masing. SUB Co Tierra menghadirkan konsep ruang kerja dengan dekorasi dan furnitur bernuansa industrial. Menyediakan enam ruang ruang kerja yang saat ini seluruhnya sudah tersewa, serta sebuah area kerja komunal yang luas. Sementara, SUB Co Spazio yang berada di gedung Spazio didesain dengan konsep yang lebih formal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

website free tracking