Jangan Asal Bikin Cairan Disinfektan

Agar hasilnya efektif, komposisinya harus sesuai standar.

0

Hand sanitizer dan disinfektan kini hal wajib yang harus dilakukan oleh siapa saja yang tidak mau tertular covid19.

Jika hand sanitizer adalah pembersih untuk tangan agar selalu dalam kondisi sesuai standar kesehatan, adapun disinfektan adalah bahan kimia (seperti lisol, kreolin) yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik. Demikian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang artinya juga obat untuk membasmi kuman penyakit.

Cairan disinfektan bisa dibuat sendiri dengan mudah, dengan bahan-bahan yang bisa didapat di supermarket/mini market. Tapi, agar hasilnya efektif, jangan asal membuat.

Berikut adalah panduan takaran yang tepat seperti yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Cara Pakai

Langkah-langkah disinfeksi adalah sebagai berikut:

  • gunakan alat pelindung diri (APD), terutama masker dan sarung tangan sekali pakai
  • permukaan yang kotor harus dibersihkan dahulu menggunakan deterjen/sabun dan air sebelum proses disinfeksi dilakukan
  • Baca petunjuk penggunaan produk yang digunakan
  • Siapkan lap flanel/kain microfiber/mob atau sprayer
  • Siapkan cairan disinfektan sesuai takaran/petunjuk penggunaan
  • Disinfeksi permukaan datar bisa menggunakan sprayer, sementara yang tidak seperti  pegangan tangan bisa menggunakan kain lap.

Jika menggunakan kain lap, bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  • Rendam kain lap ke dalam cairan disinfektan yang sudah dicampur air sesuai komposis. Lalu lakukan pengelapan, dan biarkan tetap basah selama 10 menit.
  • Semprotkan cairan disinfektan pada lap dan lakukan pengelamapn secara zigzag atau memautar dari bagian tengah ke sisi luar.

Untuk disinfeksi benda dengan permukaan berpori seperti lantai berkarpet, permadani dan tirai, caranya dengan mencucinya menggunakan air hangat atau gunakan produk khusus.

Untuk disinfeksi ventilasi buatan atau AC, lakukan penyemprotan pada evaporator, blower dan penyaring udara (filter). Selanjutnya, pada permukaan casing indoor AC. Pada AC sentral, disinfeksi dilakukan juga pada permukaan mounted dan kisi-kisi exhaust. Tidak perlu dibilas.

Setelah semua selesai, lepaskan APD dan segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

website free tracking