Lamudi: Minat Beli Properti Naik 18 Persen

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Semester II-2022 masih berjalan, tapi Lamudi.co.id sudah melihat adanya peningkatan minat pembelian properti. Lamudi.co.id mencatat bahwa minat pembelian properti di Semester II-2022 meningkat sebesar 18 persen dibanding semester I-2022.  Demikian pernyataan Mart Polman, CEO Lamudi.co.id, di Jakarta, (6/12).

Lamudi.co.id adalah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang properti yang menawarkan layanan
dalam perjalanan pencarian, pembelian, dan penjualan properti. Platform Lamudi.co.id menghubungkan pencari properti dengan pengembang, agen real estat, dan pemilik properti. Lamudi.co.id adalah bagian dari Emerging Markets Property Group (EMPG), grup properti teknologi berstatus unicorn yang sudah beroperasi di 18 negara.

Menurut Polman, adanya peningkatan tersebut menunjukkan sektor properti adalah sektor yang tangguh melewati berbagai rintangan termasuk dalam kondisi ekonomi masih kurang baik. Pada tahun ini, Lamudi.co.id melihat sebagai era baru bagi industri properti, perlahan bangkit dari berbagai ketidakpastian akibat pandemi COVID-19.

Meskipun demikian, masih banyak kendala yang harus dihadapi konsumen dalam hal pembelian properti. Salah satunya dipengaruhi oleh adanya inflasi yang berpengaruh pada penjualan properti. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,25 persen, pada akhir November lalu, memberi dampak pada semakin tingginya bunga KPR dan semakin besarnya persyaratan pembayaran uang muka (DP) dalam pengajuan KPR. Kenaikan ini akan berpengaruh kemampuan beli konsumen yang menurut catatan Lamudi.co.id, 70 persen dari masyarakat Indonesia masih memilih menggunakan kredit dalam proses pembelian properti. Walau demikian, “Sektor properti terus bergeliat dan bertumbuh karena didorong oleh permintaan dari end-user, mengingat bahwa properti, dalam hal ini rumah adalah kebutuhan primer masyarakat,” jelas Yoga Priyautama, Commercial Director Lamudi.co.id.

Dalam catatan Lamudi.co.id, di antara banyak jenis properti yang ada di pasaran, rumah tapak tetap menjadi opsi terpopuler bagi masyarakat Indonesia. “Pencariannya mencapai 70 persen dari tipe properti yang tersedia di Lamudi.co.id,” ujar Yoga.

Seperti diterangkan oleh Polman, Lamudi.co.id berfokus pada penjualan properti di pasar primer. Hal ini mengingat masih banyak pengembangan baru yang dilakukan oleh developer, dan terutama untuk jenis rumah tapak.

Penghargaan Khusus

Merespon perkembangan pada sektor properti, Lamudi.co.id akan kembali memberikan penghargaan kepada pengembang properti. Hal ini sebagai wujud apresiasi atas inovasi insan properti dalam pengembangan proyek baru serta proyek yang telah konsisten menghadirkan produk dan layanan prima kepada konsumen selama tahun 2022.

Bertajuk Lamudi.co.id Property Awards (LPA), ini adalah kali kedua, di mana yang pertama diselenggarakan pada tahun 2021 (atas penilaian selama tahun 2020). LPA 2022 akan digelar pada Mei 2023 dan saat ini sudah dimulai tahap pendaftarannya yang bisa diikuti oleh semua proyek dan pengembang di seluruh Indonesia. LPA akan menghadirkan 11 kategori, yang proses penjuriannya akan dilakukan oleh tujuh juri, yaitu Senior Associate Director Colliers indonesia Ferry Salanto, CEO & Co-Founder Leads Property Hendra Hartono, Principal Han Awal & Partners Yori Antar, Country Head JLL James Allan, Direktur Rumah Umum dan Komersial, PUPR Ir. Fitrah Nur, M.Si., Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield Arief Rahardjo, serta Commercial Director Lamudi.co.id Yoga Priyautama.

Salah satu kategori tersebut adalah Most Favorite Development, yang didapat dari hasil pilihan proyek terfavorit, yang ditunjukkan dari jumlah pencarian terbanyak di platform Lamudi.co.id yang selanjutnya akan dilakukan polling oleh masyarakat luas. “Penilaian yang dilakukan oleh panel juri Lamudi.co.id Property Awards 2022 mengusung prinsip jujur, obyektif, dan transparan,” tandas Yoga.

Artikel Terkait

Leave a Comment

Terpopuler