Sepanjang 2022, Laba BRI Tumbuh Lebih dari 100 Persen

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Jelang akhir tahun 2022, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk.  berhasil mendapatkan berbagai prestasi sejalan dengan Transformasi BRIvolution 2.0 untuk mewujudkan visi BRI menjadi ‘The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia’ dan ‘Champion of Financial Inclusion’ pada tahun 2025. BRI terus menorehkan berbagai prestasi, baik nasional maupun internasional. Salah satunya, BRI dinobatkan sebagai perusahaan publik terbesar di Indonesia versi Forbes 2022 Global 2000. Perusahaan mencatatkan laba sebesar Rp 39,31 triliun atau tumbuh 106,14 persen year on year (yoy) pada sembilan bulan pertama 2022.

Bank ini juga meraih “The Best Bank in Digital Service” kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4, dalam acara TEMPO Financial Award (TFA) 2022. “BRI mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Melalui predikat yang disematkan sebagai The Best Bank in Digital Service, perseroan mampu membuktikan kepada stakeholder dan nasabah bahwa aspek Digital dan Informasi Teknologi (IT) BRI telah memperkuat layanan dan produk perbankan,” ujar Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha, pada acara penyerahan penghargaan, (14/12).

Salah satu produk digital BRI, BRImo, mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun ini. Volume transaksi keuangan melalui BRImo berhasil menembus Rp 2.084 triliun per Oktober 2022, atau tumbuh lebih dari dua kali lipat pada periode yang sama pada 2021. Sedangkan user BRImo telah tumbuh 73,55 persen (yoy) menjadi 22,37 juta. Adapun jumlah transaksi pada periode yang sama melesat 118,10 persen (yoy). Transaksi BRImo terus meningkat, dari 649 juta pada Oktober 202, menjadi 1.417 juta transaksi pada Oktober 2022.

Financial Super Apps milik BRI itu memiliki lebih dari 100 fitur, yang memungkinkan nasabah untuk mengakses layanan keuangan di mana pun dan kapan pun, sehingga dapat menghadirkan solusi holistik bagi nasabah.

Selain meningkatkan produk dan sistem digitalnya, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan melalui Agen BRILink. Pada September 2022, jumlah Agen BRILink mencapai 597.177. Total transaksi nasabah melalui Agen BRILink selama sembilan bulan pertama 2022 sebesar Rp 799 juta atau tumbuh 21,6 persen yoy dengan volume transaksi sebesar Rp 963 triliun. Satu tahun sejak didirikan, integrasi layanan co-location SENYUM mencapai 1.003 lokasi, dan berhasil mengintegrasikan lebih dari 34 juta pelanggan ultra-mikro.

BRI juga melakukan restrukturisasi kredit COVID-19 untuk membantu bisnis UMKM. Jumlah nasabahnya sudah mencapai 3,9 juta pada September 2020, dengan nilai sebesar Rp 256,1 triliun. Seiring pemulihan ekonomi yang terus berlangsung, restrukturisasi kredit turun menjadi Rp 116,45 triliun pada kuartal tiga 2022.

Adapun jumlah nasabah binaannya saat ini mencapai 2,5 juta dengan 1,4 juta nasabah yang masih menjalani restrukturisasi. Hal ini diikuti oleh kemampuan BRI dalam menjaga kualitas aset yang terlihat dari penurunan Loans at Risk (LAR) sebesar 19,3 persen pada kuartal tiga 2022.

Komitmen kuat BRI di bidang Environment, Social dan Governance (ESG) diwujudkan melalui pembiayaan berkelanjutan yang mencapai Rp671,1 triliun. Inisiatif ‘BRI Menanam’ telah mendistribusikan 680.000 bibit pohon kepada nasabah KUR dan Desa BRILian. Menargetkan 1,75 juta bibit pohon pada kuartal empat 2023, ‘BRI Menanam’ diperkirakan menyerap 108.065 ton CO2 sejak diluncurkan pada Agustus 2022. Hingga November 2022, BRI telah memberdayakan lebih dari 2.182 Desa BRILian di seluruh Indonesia.

Atas kinerjanya yang impresif sepanjang tahun 2022 tersebut, BRI berhasil mengumpulkan 167 penghargaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Artikel Terkait

Leave a Comment

Terpopuler